CEISA 4.0: Apa yang Berubah dan Cara Mempersiapkan Bisnis Anda
CEISA (Customs-Excise Information System and Automation) adalah sistem inti yang digunakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memproses PIB, PEB, dan dokumen kepabeanan lain. Versi 4.0 membawa perubahan arsitektur yang berdampak langsung pada cara importir, eksportir, dan PPJK berinteraksi dengan sistem.
Integrasi host-to-host via API
Perubahan paling signifikan adalah dukungan integrasi sistem-ke-sistem (host-to-host) melalui API native. Ini memungkinkan perusahaan dengan volume transaksi tinggi untuk submit PIB/PEB dan menerima respons langsung dari sistem internal mereka sendiri, tanpa entry manual di portal terpisah.
Integrasi lebih erat dengan INSW
Pengecekan LARTAS dan perizinan antar-instansi kini lebih terintegrasi dengan INSW (Indonesia National Single Window), mengurangi waktu antara pengajuan dan validasi perizinan teknis.
Respons dan status yang lebih real-time
CEISA 4.0 dirancang untuk memberikan respons SPPB dan status pengajuan lebih cepat, dengan audit trail yang lebih lengkap di setiap tahap—penting untuk kebutuhan post clearance audit.
Bagaimana mempersiapkan tim Anda
Tiga langkah yang bisa dilakukan sekarang: (1) pastikan sistem internal Anda—atau mitra teknologi Anda—mendukung integrasi API CEISA 4.0; (2) audit ulang SOP pengisian PIB/PEB agar konsisten dengan struktur data baru; (3) latih tim untuk memanfaatkan visibilitas status real-time, alih-alih menunggu update manual.
Fr8co sudah terhubung host-to-host dengan CEISA 4.0. Tim kami dapat menunjukkan bagaimana integrasi ini bekerja dengan dokumen Anda sendiri.
Lihat integrasi CEISA & INSW →