TPS Online wajib CEISA 4.0 per Oktober 2026. Fr8co sudah siap — lihat modul & checklist migrasi →
FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.

Apa itu Fr8co?

Fr8co adalah platform AI trade compliance yang membaca dokumen impor/ekspor (invoice, packing list, B/L), mengisi field PIB/PEB secara otomatis, dan terhubung langsung ke CEISA 4.0 & INSW.

Siapa yang bisa memakai Fr8co?

Importir, eksportir, PPJK, dan freight forwarder yang memproses PIB, PEB, atau manifest secara rutin.

Bagaimana Fr8co mengisi field secara otomatis?

AI kami mengekstrak data dari dokumen sumber menggunakan OCR & LLM hybrid, memetakannya ke struktur field CEISA, lalu memvalidasinya terhadap HS Code, LARTAS, dan tarif yang berlaku.

Apakah Fr8co terintegrasi langsung dengan CEISA?

Ya. Fr8co memiliki integrasi host-to-host via API dengan CEISA 4.0 dan INSW, sehingga submit PIB/PEB dan pemantauan status SPPB/NPE dapat dilakukan tanpa berpindah sistem.

Seberapa akurat pengisian otomatisnya?

Rata-rata akurasi pengisian field mencapai 99.4%, dengan setiap rekomendasi HS Code dan tarif disertai alasan yang dapat ditelusuri sebelum disetujui pengguna.

Apakah data dokumen kami aman?

Fr8co tersertifikasi ISO/IEC 27001:2022. Data dienkripsi (AES-256 at rest, TLS 1.3), disimpan di Indonesia & cloud tier-1, dan setiap akses tercatat dalam audit log.

Berapa lama proses onboarding?

Onboarding standar berlangsung dalam beberapa hari kerja, tergantung volume dan kompleksitas dokumen. Tim kami membantu konfigurasi awal berdasarkan SOP Anda.

Apakah Fr8co bisa dipakai forwarder dengan banyak klien?

Ya. Fr8co mendukung dashboard multi-klien untuk PPJK dan forwarder yang menangani banyak importir/eksportir sekaligus.

Bagaimana cara memulai?

Jadwalkan demo 30 menit—tim kami akan menunjukkan Fr8co bekerja langsung dengan dokumen Anda.

Apa itu TPS Online?

TPS Online adalah sistem elektronik pertukaran data antara Kantor Pabean (Bea Cukai) dan Tempat Penimbunan Sementara (TPS). Melalui TPS Online, operator TPS melaporkan pemasukan (gate in), penimbunan (inventory), pemindahan (PLP), dan pengeluaran barang (gate out) secara real-time ke CEISA 4.0.

Kapan TPS Online di CEISA 4.0 wajib digunakan?

Tenggat migrasi operator TPS ke CEISA 4.0 adalah akhir Oktober 2026. DJBC menerapkan CEISA 4.0 secara bertahap (mandatory per tahap) melalui Keputusan Dirjen Bea dan Cukai—pastikan tanggal yang berlaku untuk kantor pabean Anda.

Siapa yang wajib menggunakan TPS Online?

Pengusaha TPS—termasuk gudang lini 1 dan lini 2 di bandara dan pelabuhan—yang menimbun barang impor atau ekspor di bawah pengawasan Bea Cukai.

Berapa banyak API yang harus disiapkan operator TPS?

Operator TPS perlu menyiapkan sekitar 17–20 API: API yang dipanggil TPS ke CEISA (PLP, gate in, gate out, dan lainnya) serta API yang dipanggil CEISA ke sistem TPS untuk melihat data stok dan pergerakan barang.

Apakah harus membangun sistem TPS Online sendiri?

Tidak. Fr8co menyediakan modul TPS Online siap pakai—PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan seluruh API wajib—sehingga TPS tidak perlu membangun dan memelihara integrasi CEISA 4.0 sendiri.

Apa yang terjadi jika TPS belum siap saat tenggat?

Tanpa integrasi TPS Online yang berjalan, pelaporan pergerakan barang ke Bea Cukai tidak dapat diproses secara elektronik—berisiko menghambat pengeluaran barang, menambah dwelling time, dan memicu temuan pengawasan.

Masih ada pertanyaan lain?

Hubungi kami →