TPS Online CEISA 4.0, siap sebelum tenggat.
Setiap operator TPS wajib bermigrasi ke TPS Online berbasis CEISA 4.0. Fr8co menyiapkan seluruhnya—PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan 17–20 API wajib—dalam satu platform, sehingga Anda tidak perlu membangun dari nol.
Satu alur data, dari manifest sampai gerbang keluar.
TPS Online adalah sistem pertukaran data elektronik antara Kantor Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara. Setiap pergerakan barang—masuk, ditimbun, dipindah, keluar—dilaporkan ke CEISA 4.0, dan Bea Cukai dapat melihat stok TPS kapan saja.
- 01BC 1.1
- 02PLP
- 03Gate In
- 04Posisi
- 05Inventory
- 06SPPB
- 07Gate Out
Semua yang diwajibkan, sudah siap.
Pengajuan PLP
Ajukan Pindah Lokasi Penimbunan dari data BC 1.1—satu PLP bisa memuat banyak manifest dan penerbangan. Status dipantau otomatis, dokumen PLP siap cetak.
Pelajari →Gate In & Posisi
Laporkan barang masuk, lalu posisi penimbunannya. Setiap relokasi di gudang otomatis dilaporkan ulang ke CEISA.
Pelajari →Inventory
Stok real-time per pos dan lokasi, kapasitas gudang dalam m³, dan penandaan atensi dari Bea Cukai yang jelas terlihat.
Pelajari →Gate Out
Validasi otomatis sebelum barang keluar: SPPB sah, jumlah sesuai stok, tanpa atensi aktif. Kesalahan di gerbang dicegah, bukan dikoreksi.
Pelajari →17–20 API wajib
API ke CEISA dan API yang dipanggil Bea Cukai—lengkap dengan antrean, retry, IP whitelist, dan audit log.
Pelajari →Multi-TPS
Kelola beberapa TPS dalam satu akun. Setiap TPS punya kredensial CEISA dan data yang terpisah.
Pelajari →Semua yang perlu Anda tahu sebelum Oktober 2026.
Pengertian TPS Online Bea Cukai: sistem pertukaran data antara Kantor Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara untuk PLP, gate in, inventory, dan gate out di CEISA 4.0.
Tenggat migrasi TPS Online ke CEISA 4.0 akhir Oktober 2026. Pahami siapa yang wajib, API apa yang harus siap, risiko jika terlambat, dan checklist persiapan.
Cara mengajukan PLP (Pindah Lokasi Penimbunan) di TPS Online CEISA 4.0: data yang dibutuhkan, alur persetujuan, dokumen PLP, dan tips agar tidak ditolak.
Panduan gate in dan gate out TPS Online CEISA 4.0: pelaporan barang masuk, penempatan lokasi, validasi SPPB, dan cara mencegah barang keluar tanpa izin.
Kelola inventory TPS sesuai TPS Online CEISA 4.0: stok per pos dan lokasi, penandaan atensi dari Bea Cukai, kapasitas gudang dalam m³, dan rekonsiliasi.
Daftar dan penjelasan API TPS Online CEISA 4.0: API outbound dari TPS ke Bea Cukai, API inbound yang dipanggil CEISA, keamanan, IP whitelist, dan retensi log.
Cara TPS Online bekerja untuk kargo udara: alur BC 1.1 dari airline, PLP lini 1 ke lini 2, gate in per AWB, dan pengeluaran barang impor di bandara.
Checklist praktis migrasi TPS Online ke CEISA 4.0: akun, infrastruktur, API, data master, uji integrasi, pelatihan, dan go-live—agar TPS siap tepat waktu.
Perbandingan membangun sistem TPS Online sendiri versus memakai platform siap pakai: waktu, biaya, risiko, pemeliharaan, dan kesiapan menghadapi tenggat CEISA 4.0.
Daftar istilah penting TPS Online dan CEISA 4.0: TPS, BC 1.1, PLP, SPPB, gate in, gate out, atensi, AWB, lini 1, lini 2, dan lainnya—dijelaskan singkat.
Penyebab pengajuan PLP ditolak di TPS Online CEISA 4.0—data pos tidak cocok, selisih koli, atensi aktif—dan langkah memperbaikinya sebelum mengajukan ulang.
Apa itu atensi Bea Cukai pada barang di TPS, mengapa atensi memblokir gate out, siapa yang bisa mencabutnya, dan cara tim gudang menanganinya di TPS Online.
Hubungan SPPB dan gate out di TPS Online: cara memvalidasi SPPB, mencocokkan jumlah dengan stok, menangani pengeluaran sebagian, dan mencegah barang keluar tanpa izin.
Peran manifest BC 1.1 dalam TPS Online kargo udara: struktur pos, master dan house AWB, kaitannya dengan PLP dan gate in, serta kesalahan data yang sering terjadi.
Cara mengelola beberapa TPS sekaligus di TPS Online CEISA 4.0: akun dan kredensial per TPS, pemisahan data, pelaporan terpusat, dan kontrol akses per gudang.
Kebijakan retensi data untuk TPS Online CEISA 4.0: dokumen, riwayat API, dan log akses—serta mengapa audit trail yang lengkap penting saat pemeriksaan.
Perbedaan TPS Online dan WMS (warehouse management system): fungsi, pengguna, integrasi CEISA 4.0, dan cara menghubungkan keduanya di gudang TPS.
Checklist teknis TPS Online CEISA 4.0 untuk tim IT: endpoint publik, IP whitelist, TLS, antrean pesan, retry, monitoring, dan disaster recovery.
Kabar, analisis, dan tips terbaru.
Kumpulan tanya jawab TPS Online CEISA 4.0: pengertian, tenggat Oktober 2026, PLP, gate in, gate out, inventory, atensi, API, keamanan, dan implementasi.
Tujuh kesalahan yang paling sering terjadi saat migrasi TPS Online ke CEISA 4.0—dari menunda uji integrasi sampai mengabaikan API inbound—beserta solusinya.
Hubungan TPS Online dengan dwelling time: di mana waktu terbuang di TPS, bagaimana data real-time memangkasnya, dan metrik yang perlu dipantau operator TPS.
TPS Online bukan hanya urusan operator gudang. Ini dampaknya bagi PPJK, forwarder, dan importir: kecepatan pengeluaran barang, visibilitas status, dan risiko jika TPS belum siap.
Rangkuman penerapan mandatory CEISA 4.0 bertahap oleh DJBC dan apa artinya bagi operator TPS yang harus siap TPS Online sebelum Oktober 2026.
Pertanyaan yang paling sering diajukan.
Apa itu TPS Online?
TPS Online adalah sistem elektronik pertukaran data antara Kantor Pabean (Bea Cukai) dan Tempat Penimbunan Sementara (TPS). Melalui TPS Online, operator TPS melaporkan pemasukan (gate in), penimbunan (inventory), pemindahan (PLP), dan pengeluaran barang (gate out) secara real-time ke CEISA 4.0.
Kapan TPS Online di CEISA 4.0 wajib digunakan?
Tenggat migrasi operator TPS ke CEISA 4.0 adalah akhir Oktober 2026. DJBC menerapkan CEISA 4.0 secara bertahap (mandatory per tahap) melalui Keputusan Dirjen Bea dan Cukai—pastikan tanggal yang berlaku untuk kantor pabean Anda.
Siapa yang wajib menggunakan TPS Online?
Pengusaha TPS—termasuk gudang lini 1 dan lini 2 di bandara dan pelabuhan—yang menimbun barang impor atau ekspor di bawah pengawasan Bea Cukai.
Berapa banyak API yang harus disiapkan operator TPS?
Operator TPS perlu menyiapkan sekitar 17–20 API: API yang dipanggil TPS ke CEISA (PLP, gate in, gate out, dan lainnya) serta API yang dipanggil CEISA ke sistem TPS untuk melihat data stok dan pergerakan barang.
Apakah harus membangun sistem TPS Online sendiri?
Tidak. Fr8co menyediakan modul TPS Online siap pakai—PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan seluruh API wajib—sehingga TPS tidak perlu membangun dan memelihara integrasi CEISA 4.0 sendiri.
Apa yang terjadi jika TPS belum siap saat tenggat?
Tanpa integrasi TPS Online yang berjalan, pelaporan pergerakan barang ke Bea Cukai tidak dapat diproses secara elektronik—berisiko menghambat pengeluaran barang, menambah dwelling time, dan memicu temuan pengawasan.
Diperbarui September 2026 · Acuan: PER-10/BC/2020, keputusan penerapan mandatory CEISA 4.0 DJBC.
Siapkan TPS Anda sebelum Oktober 2026.
Demo 30 menit: kami tunjukkan alur PLP sampai Gate Out dan jadwal implementasi untuk TPS Anda.
Jadwalkan demo TPS Online