API TPS Online CEISA 4.0: 17–20 API yang wajib disiapkan operator TPS.
Operator TPS perlu menyiapkan sekitar 17–20 API untuk TPS Online CEISA 4.0. Sebagian adalah API yang dipanggil TPS ke CEISA—misalnya pengajuan PLP, gate in, dan gate out. Sebagian lagi adalah API yang disediakan TPS dan dipanggil Bea Cukai untuk melihat stok dan pergerakan barang.
Dua arah integrasi
| Arah | Contoh fungsi |
|---|---|
| TPS → CEISA | Pengajuan PLP, cek status PLP, gate in, posisi barang, gate out |
| TPS → CEISA (referensi) | Tarik manifest BC 1.1, SPPB, dan dokumen pengeluaran |
| CEISA → TPS | Data stok, riwayat pergerakan, dan detail barang per pos |
API yang dipanggil Bea Cukai
Inilah perubahan terbesar. Sistem TPS harus menyediakan endpoint yang selalu aktif dan dapat dipanggil CEISA kapan saja. Endpoint ini harus aman, cepat, dan mengembalikan data yang konsisten dengan kondisi gudang.
Persyaratan non-fungsional
- Keamanan: autentikasi, enkripsi TLS, dan pembatasan akses melalui IP whitelist.
- Keandalan: antrean pesan dan retry otomatis bila CEISA sedang tidak tersedia.
- Multi-TPS: kredensial dan akun terpisah per TPS.
- Audit: riwayat request dan response API tersimpan sesuai kebijakan retensi.
- Pemantauan: notifikasi saat pesan gagal atau tertahan.
Kesalahan umum saat membangun sendiri
- Menganggap integrasi satu arah, lalu kewalahan saat CEISA memanggil API TPS.
- Tidak menyiapkan antrean, sehingga data hilang saat koneksi terputus.
- Mapping data manifest yang tidak lengkap, memicu penolakan PLP.
- Log tidak disimpan cukup lama untuk kebutuhan audit.
PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan 17–20 API wajib—siap sebelum Oktober 2026.
Tidak perlu membangun integrasi CEISA 4.0 dari nol. Kami siapkan platformnya, Anda fokus pada operasional gudang.
Pertanyaan umum
Apakah API TPS Online berbasis REST?
CEISA 4.0 menggunakan integrasi host-to-host berbasis API. Spesifikasi teknis resmi diberikan Bea Cukai kepada operator TPS saat proses integrasi.
Apakah Fr8co menyediakan seluruh API tersebut?
Ya. Modul TPS Online Fr8co mencakup API outbound ke CEISA dan API inbound yang dipanggil Bea Cukai, lengkap dengan antrean, retry, dan audit log.