TPS Online wajib CEISA 4.0 per Oktober 2026. Fr8co sudah siap — lihat modul & checklist migrasi →

Apa itu TPS Online? Pengertian, fungsi, dan cara kerjanya.

6 menit bacaOleh tim Fr8co
Jawaban singkat

TPS Online adalah sistem elektronik untuk pertukaran data antara Kantor Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara (TPS). Sistem ini mencatat setiap barang yang masuk, ditimbun, dipindahkan, dan keluar dari TPS—sehingga Bea Cukai dapat mengawasi barang secara real-time dan pengeluaran barang bisa lebih cepat.

Apa itu Tempat Penimbunan Sementara (TPS)?

TPS adalah bangunan dan/atau lapangan di dalam kawasan pabean—atau tempat lain yang disamakan—untuk menimbun barang impor atau ekspor sementara, sambil menunggu pemuatan atau pengeluarannya. Selama berada di TPS, barang berada di bawah pengawasan Bea Cukai.

Di bandara, TPS biasanya dibedakan menjadi gudang lini 1 (di sisi udara, dekat apron) dan gudang lini 2 (di luar area terbatas, tempat barang dipindahkan melalui PLP). Ketentuan penetapan kawasan pabean dan TPS diatur antara lain dalam PER-10/BC/2020.

Fungsi TPS Online

TPS Online menggantikan pelaporan manual dan berkas kertas dengan pertukaran data elektronik. Setiap peristiwa di gudang dilaporkan ke CEISA, dan sebaliknya CEISA dapat menanyakan data ke sistem TPS.

  • Mencatat pemasukan barang (gate in) berdasarkan manifest BC 1.1.
  • Memantau stok barang yang ditimbun (inventory) per pos, per lokasi.
  • Mengajukan dan menerima persetujuan Pindah Lokasi Penimbunan (PLP).
  • Memvalidasi pengeluaran barang (gate out) terhadap SPPB atau dokumen pengeluaran lain.
  • Menerima penandaan atensi atau penegahan dari Bea Cukai.

Cara kerja TPS Online, langkah demi langkah

Alurnya mengikuti perjalanan fisik barang. Pengangkut mengirim manifest (BC 1.1) ke CEISA. Saat barang tiba dan masuk gudang, TPS mengirim data gate in. Jika barang perlu dipindah ke gudang lain, TPS mengajukan PLP dan menunggu persetujuan. Selama ditimbun, stok terlihat oleh Bea Cukai. Ketika importir mendapat SPPB, TPS memvalidasi dan mengirim data gate out.

TPS Online di CEISA 4.0: apa yang berbeda?

Di CEISA 4.0, integrasi dilakukan melalui API host-to-host. Selain mengirim data, operator TPS juga wajib menyediakan API yang bisa dipanggil CEISA untuk melihat data stok dan pergerakan barang. Artinya, TPS kini perlu menjalankan sistem yang selalu aktif, aman, dan tercatat lengkap—bukan sekadar mengunggah file.

Siapa yang terlibat?

PihakPeran di TPS Online
Pengusaha TPSMelaporkan gate in, inventory, PLP, dan gate out.
Pengangkut / airlineMengirim manifest BC 1.1 ke CEISA.
Importir / PPJKMengajukan PIB dan memperoleh SPPB.
Bea Cukai (DJBC)Menyetujui PLP, menerbitkan SPPB, dan menandai atensi.
Fr8co TPS Online

PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan 17–20 API wajib—siap sebelum Oktober 2026.

Tidak perlu membangun integrasi CEISA 4.0 dari nol. Kami siapkan platformnya, Anda fokus pada operasional gudang.

Jadwalkan demoLihat modul TPS Online →

Pertanyaan umum

Apakah TPS Online sama dengan CEISA?

TPS Online adalah salah satu modul yang terhubung ke CEISA. CEISA adalah sistem inti Bea Cukai; TPS Online adalah alur khusus untuk pelaporan data TPS.

Apakah TPS Online hanya untuk pelabuhan?

Tidak. TPS Online berlaku untuk TPS di pelabuhan maupun bandara, termasuk gudang kargo udara lini 1 dan lini 2.

Baca juga

// regulasi
TPS Online Wajib CEISA 4.0 Oktober 2026: Yang Harus Disiapkan Operator TPS
// teknis
API TPS Online CEISA 4.0: Daftar 17–20 API yang Wajib Disiapkan TPS
// glosarium
Kamus Istilah TPS Online: BC 1.1, PLP, SPPB, Atensi, dan Lainnya