7 kesalahan umum saat migrasi TPS Online—dan cara menghindarinya.
5 menit bacaOleh tim Fr8co
Jawaban singkat
Kesalahan paling umum: menunda uji integrasi, menganggap integrasi satu arah, tidak menyiapkan antrean pesan, mengetik ulang data manifest, lupa multi-TPS, mengabaikan retensi log, dan tidak melatih petugas gerbang.
Tujuh kesalahan
| Kesalahan | Solusi |
|---|---|
| Menunda uji integrasi | Mulai uji sejak awal; antrean uji memadat menjelang tenggat. |
| Menganggap integrasi satu arah | Siapkan juga API yang dipanggil Bea Cukai. |
| Tanpa antrean pesan | Gunakan queue + retry agar data tidak hilang. |
| Mengetik ulang data manifest | Tarik data langsung dari BC 1.1. |
| Lupa multi-TPS | Pisahkan kredensial dan data per TPS sejak awal. |
| Mengabaikan retensi log | Tetapkan retensi dokumen, API, dan log akses. |
| Tidak melatih petugas | Latih petugas gerbang dan supervisor sebelum go-live. |
Fr8co TPS Online
PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan 17–20 API wajib—siap sebelum Oktober 2026.
Tidak perlu membangun integrasi CEISA 4.0 dari nol. Kami siapkan platformnya, Anda fokus pada operasional gudang.
Pertanyaan umum
Mana yang paling berisiko?
Menunda uji integrasi. Tanpa waktu uji yang cukup, masalah baru ditemukan setelah go-live—saat biaya perbaikannya paling tinggi.