TPS Online vs WMS: apa bedanya?
WMS mengelola operasional gudang—penerimaan, penempatan, picking. TPS Online mengelola kewajiban pelaporan ke Bea Cukai—PLP, gate in, inventory, gate out. Banyak TPS memakai keduanya, dengan TPS Online terhubung ke WMS atau berdiri sendiri sebagai sistem utama.
Perbandingan
| Aspek | WMS | TPS Online |
|---|---|---|
| Tujuan | Efisiensi gudang | Kepatuhan & pelaporan ke Bea Cukai |
| Terhubung ke CEISA | Tidak | Ya, dua arah |
| Unit data | SKU, lokasi rak | Pos, AWB, dokumen pabean |
| Wajib regulasi | Tidak | Ya |
Menghubungkan keduanya
Jika WMS sudah berjalan, TPS Online dapat menerima peristiwa gate in, relokasi, dan gate out dari WMS lalu meneruskannya ke CEISA. Jika belum ada WMS, TPS Online dapat menjadi sistem utama untuk alur kepabeanan.
PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan 17–20 API wajib—siap sebelum Oktober 2026.
Tidak perlu membangun integrasi CEISA 4.0 dari nol. Kami siapkan platformnya, Anda fokus pada operasional gudang.
Pertanyaan umum
Apakah Fr8co menggantikan WMS?
Tidak harus. Fr8co dapat berdiri sendiri untuk alur kepabeanan atau terhubung ke WMS yang sudah Anda gunakan.