TPS Online wajib CEISA 4.0 per Oktober 2026. Fr8co sudah siap — lihat modul & checklist migrasi →

TPS Online vs WMS: apa bedanya?

4 menit bacaOleh tim Fr8co
Jawaban singkat

WMS mengelola operasional gudang—penerimaan, penempatan, picking. TPS Online mengelola kewajiban pelaporan ke Bea Cukai—PLP, gate in, inventory, gate out. Banyak TPS memakai keduanya, dengan TPS Online terhubung ke WMS atau berdiri sendiri sebagai sistem utama.

Perbandingan

AspekWMSTPS Online
TujuanEfisiensi gudangKepatuhan & pelaporan ke Bea Cukai
Terhubung ke CEISATidakYa, dua arah
Unit dataSKU, lokasi rakPos, AWB, dokumen pabean
Wajib regulasiTidakYa

Menghubungkan keduanya

Jika WMS sudah berjalan, TPS Online dapat menerima peristiwa gate in, relokasi, dan gate out dari WMS lalu meneruskannya ke CEISA. Jika belum ada WMS, TPS Online dapat menjadi sistem utama untuk alur kepabeanan.

Fr8co TPS Online

PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan 17–20 API wajib—siap sebelum Oktober 2026.

Tidak perlu membangun integrasi CEISA 4.0 dari nol. Kami siapkan platformnya, Anda fokus pada operasional gudang.

Jadwalkan demoLihat modul TPS Online →

Pertanyaan umum

Apakah Fr8co menggantikan WMS?

Tidak harus. Fr8co dapat berdiri sendiri untuk alur kepabeanan atau terhubung ke WMS yang sudah Anda gunakan.

Baca juga

// strategi
Bangun Sendiri atau Pakai Platform? Membandingkan Opsi TPS Online
// modul
Inventory TPS Online: Stok, Atensi Bea Cukai, dan Kapasitas Gudang
// teknis
API TPS Online CEISA 4.0: Daftar 17–20 API yang Wajib Disiapkan TPS