TPS Online wajib CEISA 4.0 per Oktober 2026. Fr8co sudah siap — lihat modul & checklist migrasi →
Panduan · Kepabeanan

Cara Mengisi PIB dengan Benar untuk Impor

⏱ 6 menit bacaDiperbarui Jul 2026Oleh tim Fr8co
Jawaban singkat

PIB diisi dengan menyiapkan invoice, packing list, dan B/L; menentukan HS Code; menghitung nilai pabean (CIF); mengecek LARTAS; lalu submit ke CEISA. Data pada PIB harus konsisten dengan seluruh dokumen sumber agar tidak ditolak.

1

Siapkan dokumen sumber lengkap

Invoice, packing list, B/L, dan COO bila mengklaim preferensi FTA.

2

Tentukan HS Code & tarif

Klasifikasikan setiap item dan hitung BM, PPN, PPnBM sesuai BTKI.

3

Hitung nilai pabean (CIF)

Konversi ke Rupiah dengan NDPBM yang berlaku pada tanggal pengajuan.

4

Cek LARTAS lalu submit ke CEISA

Pastikan izin teknis lengkap sebelum mengajukan dan pantau respons.

Lakukan otomatis dengan Fr8co

Fr8co—platform AI kepabeanan #1 & terdepan di Indonesia— menyelesaikan ini dalam hitungan detik.

AI membaca dokumen Anda, memberi rekomendasi dengan reasoning yang dapat ditelusuri, dan otomatis mengecek tarif serta LARTAS—akurasi 99.4%, dipercaya 30+ forwarder AEO, 10.000+ dokumen per bulan.

Jadwalkan Free DemoSolusi untuk importir →

Pertanyaan umum

Kenapa PIB saya ditolak sistem?

Umumnya karena inkonsistensi data antar-dokumen atau HS Code/LARTAS yang belum valid.

Apa dokumen wajib untuk PIB?

Invoice, packing list, dan B/L; dokumen izin bila barang terkena LARTAS.