SPPB dan gate out: cara memvalidasi pengeluaran barang dari TPS.
Gate out hanya boleh dilakukan setelah ada SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang) atau dokumen pengeluaran lain yang sah. Sistem TPS harus mencocokkan SPPB dengan barang di stok, memastikan jumlahnya tidak melebihi stok, dan tidak ada atensi aktif.
Alur validasi di gerbang
- Petugas memindai atau memasukkan nomor SPPB.
- Sistem menarik data SPPB dari CEISA—termasuk data importir bila belum ada.
- Sistem mencocokkan pos/AWB dan jumlah dengan stok.
- Jika lolos, gate out dikirim ke CEISA dan stok berkurang.
Menangani data importir yang belum lengkap
Kadang SPPB datang sebelum data importir tersedia di sistem TPS. Sistem yang baik menarik data SPPB saat itu juga dan melengkapi data importir otomatis, sehingga petugas tidak perlu mengetik ulang.
Privasi dokumen milik pihak lain
SPPB milik entitas lain sebaiknya hanya dapat dibuka dengan nomor dan tanggal lengkap, dan nama pihak ditampilkan tersamarkan—mencegah kebocoran data antar pelanggan.
PLP, Gate In, Inventory, Gate Out, dan 17–20 API wajib—siap sebelum Oktober 2026.
Tidak perlu membangun integrasi CEISA 4.0 dari nol. Kami siapkan platformnya, Anda fokus pada operasional gudang.
Pertanyaan umum
Bagaimana jika jumlah di SPPB lebih besar dari stok?
Gate out diblokir. Periksa kembali data gate in, relokasi, dan PLP untuk menemukan selisih.
Apakah gate out bisa sebagian?
Bisa, selama jumlah tidak melebihi stok dan tercakup dalam dokumen pengeluaran.